Beranda » Artikel Bajatani » Cara Menanam Jagung Dengan Metode Tanpa Olah Tanah TOT

Cara Menanam Jagung Dengan Metode Tanpa Olah Tanah TOT

Diposting pada 13 August 2020 oleh Andri Firdaus | Dilihat: 341 kali | Kategori: ,

Bajatani.com – Kali ini Bajatani akan sharing tentang cara menanam / budidaya jagung di lahan Tanpa Olahan Tanah atau biasa disebut metode TOT. Metode TOT banyak digunakan para petani dengan alasan karena tidak terlalu ribet dan mudah di aplikasikan bahkan oleh orang yang baru mencoba menanam jagung. Cara ini biasanya hanya menggunakan alat tugal saja untuk menanam, tetapi metode ini juga bisa digunakan di lahan yang gembur / bekas sawah misalnya. Tetapi jika salah menggunakan metode ini bisa jadi malah akan merugi, agar menghindari kerugian / kegagalan tersebut silahkan anda bisa mengikuti dan mempelajari artikel ini. semoga bisa membantu anda.

cara-tanam-jagung-pemula

Tanam Jagung dengan Metode Tanpa Olah Tanah

Berikut ini merupakan cara yang bisa dilakukan untuk menanam jagung tanpa olah tanah (TOT), diantaranya sebagai berikut:

1.Proses Penyiapan Lahan Tanam

Sebelum melakukan penanaman, Anda harus menemukan lahan tanam jagung terlebih dahulu. Setelah itu, siapkan lahan dengan membersihkan lahan. Anda bisa membersihkan jerami padi sisa panen dengan mencacahnya. Setelah itu, taburkan di atas permukaan tanah sebagai mulsa yang menutupi tanah. Anda bisa menyiapkan drainase untuk membuang air yang berlebih, dengan bentuk garis lurus dan luas jarak 2 meter. Jangan lupa untuk membersihkan gulma agar tidak mengganggu pertumbuhan jagung. Anda bisa menggunakan semprotan herbisida untuk membersikan lahan dari gulma. Agar lahan semakin subur, Anda bisa memberikan pupuk organik disekitar lubang lahan tanam jagung. Berikan tanaman jagung pupuk organik dengan dosis 1,5-2 ton per hektar. Lakukan juga pengapuran dengan dosis 300-400 kg per hektar.

2.Proses Penanaman Jagung

Carilah benih yang unggul untuk melakukan tanam jagung, Anda bisa merendam benih jagung terlebih dahulu menggunakan insektisida. Hal tersebut guna melindungi benih dari berbagai penyakit.
Anda juga harus memperhatikan jarak tanam jagung, yaitu dengan baris 20 cm dan jarak antar barisnya sekitar 70-75 cm. Jika Anda membuat bedengan selebar 2 meter, maka Anda bisa membuat 3 baris lahan tanam dalam satu bedeng. Menanam benih jagung bisa Anda lakukan setelah seminggu pemupukan dan pengapuran diberikan. Masukan dua benih jagung di setiap satu lubang tanam yang kedalamannya 3-5 cm. Setelah itu, tutup kembali dengan tanah, namun tidak dipadatkan. Jangan lupa untuk menyiapkan tempat penyemaian, agar tanam jagung yang gagal bisa disulam. Usahakan untuk menyulam tanaman yang seumur.
Untuk menjaga kesuburan tanah, lakukan pemupukan tanah sebanyak 2 atau 3 kali. Berilah pupuk yang mengandung unsur N, P, dan K. Lakukan pemupukan pada hari ke 10 dan 35 setelah melakukan tanam jagung.

Untuk Hasil terbaik dan maksimal kami sangat merekomendasikan anda menggunakan alat tanam bibit jagung, agar proses tanam bibit jagung bisa lebih maksimal dan dapat menghasilkan jagung terbaik nantinya.

Salah satu alat penanam bibit jagung yang bisa anda gunakan adalah ALTINDO (Kubajatani). Dengan Alat ini anda bisa memaksimalkan proses penanaman Biji Jagung anda. alat ini juga dapat digunakan untuk mempermudah penanaman benih kacang, kedelai, serta dapat digunakan untuk berbagai jenis benih yang berbentuk biji bijian termasuk jagung. alat ini mudah diaplikasikan atau digunakan. sangat efisien dan efektif untuk waktu dan tenaga.

Anda Bisa memesan alat penanam bibit (ALTINDO) Disini

Alat Penanam Benih (ALTINDO)

3.Proses Pengairan

Terdapat 5 fase yang memerlukan pengairan agar penanaman jagung berhasil maksimal. Diantaranya yaitu, fase awal pertumbuhan, pertumbuhan vegetatif, pembungaan, pengisian biji, dan pematangan.
Lakukan Pengairan tanaman jagung dengan sistem penggenangan, sehingga bagian yang terkena air hanya pada drainase saja. Biarkan air masuk kedalam tanah bedengan, lalu keluarkan melalui saluran drainase.

4.Proses Panen Jagung

Hasil jagung yang dipanen dapat dilihat berdasarkan daun klobotnya yang kering dan berwarna kekuningan. Anda bisa melakukan pengeringan jagung dengan cara menjemurnya di ladang.
Namun ketika musim hujan kerusakan panen bisa terjadi, karena jagung yang basah sangat rentan terkena jamur. Jamur tersebut yang merusak tanam jagung hingga lebih 50%.

Itulah diantaranya langkah-langkah yang bisa Anda lakukan ketika ingin menanam jagung dengan metode tanpa olah tanah atau biasa disebut metode TOT. Jangan lupa untuk merawat tanaman jagung dengan baik agar hasilnya maksimal.

 

 

Source : https://alamtani.com/

Bagikan

Cara Menanam Jagung Dengan Metode Tanpa Olah Tanah TOT | Toko Alat Mesin Usaha Industri

Komentar (0)

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Anda Mungkin Suka

KANTOR PUSAT

Jl. Gumbreg No. 19 Mersi Purwokerto Timur, Banyumas

Hotline : 0813-2926-7107 |

Bajatani

Bengkel Dan Gudang

Jl. Wahid Hasyim No 94B Karangklesem, Banyumas

 

Jl. Lesanpura No 20 Teluk, Banyumas

Jl. SMK N Kalibagor No 1

 

Chat via Whatsapp
Mara
⚫ Online
Halo, perkenalkan saya Mara
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja